Jumat, 22 Maret 2019

Aku belum dewasa

Usiaku saja yang sudah menjulang, tapi aku belum dewasa.
Belum menerima kepergian,
Belum menerima kehilangan,
Belum menerima kekalahan,
Dan
Aku juga belum menerima kenyataan bahwa sebenarnya aku sampai saat ini hanya seorang diri.
Setelah aku ingat kembali
Dahulu, kala itu.
Aku mungkin terlalu memaksa keadaan, terlalu bersemangat, dan yang paling ekstrim adalah terlalu berharap.
Hingga pada akhirnya aku berada di titik yang jatuh, jauh, juga pilu.
Karena apa, karena ulahku sendiri.
Ulahku yang terus menerus memaksakan hati yang sejatinya bukan untukku.
Hanya singgah, tapi aku kalah dengan menyikapinya panuh dengan rasa.
Aku salah, rasa yang aku miliki ini adalah asa asa yang ada di hati, yang akan menebar saat waktunya tiba dengan penuh keramahan dan (keutuhan cinta).
Tapi tetap saja aku salah,
Aku tidak bisa membuatnya mencintaiku.
Dan, lagi lagi aku kalah.
Mementingkan egoku.
Memaksakan kehendak.
Lagi lagi aku egois.
Lagi lagi aku salah.
Bahkan dalam urusan mencintai pun aku salah.
Aku belum dewasa. Karena aku manusia paling egois.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar